Mengenal Penyakit TBC

penyakit-tbcTuberculosis atau TBC adalah penyakit infeksi pada saluran pernafasan tepatnya padar paru-paru. Termasuk salah satu penyakit mematikan di dunia (menurut WHO, di tahun 2010 ada 8,8 juta kasus TBC di seluruh dunia & 1,4 juta di antaranya berakhir dengan kematian), TBC bisa menular melalui udara yang tercemar oleh bakteri Mikobakterium Tuberkulosa, jarum suntik, dan lainnya. Mereka dengan kekebalan tubuh yang lemah akan sangat mudah tertular karena menghirup udara yang tercemar tersebut. Mengenal penyakit TBC lebih dekat dengan melalui beberapa pertanyaan dan jawaban di bawah.

 

Apa gejalanya?

 

Adapun gejala umum penyakit TBC, sebagai berikut:

  • Berlangsung lebih dari setengah bulan dan biasanya batuk disertai darah, darah, & dada terasa sesak.
  • Nafsu makan menurun. Penurunan nafsu makan akan dialami ketika mengalami penyakit diabetes, bahkan sampai membut berat badan turun drastis.
  • Demam yang dialami tidak terlalu tinggi, tapi biasanya berlangsung lama. Umumnya disertai dengan keringat malam.
  • Kelelahan sejatinya menjadi dampak akibat aktivitas yang berat. Akan tetapi, untuk gejala penyakit TBC kelelahan bisa timbul meski tidak melakukan aktivitas erat dan disertai dengan perasan tidak enak.

Ketika Anda merasakan gejala-gejala di atas, segera periksakan diri ke dokter untuk melakukan pemeriksaan fisik, pemeriksaan labotarorium (dahak, darah, dll), rontgen dada, dan lain sebagainya. Penanganan yang cepat diharapkan akan meningkatkan potensi kesembuhan.

 

Bagaimana pengobatannya?

 

Penderita TBC bisa dibilang hidupnya tergantung dari obat. Apabila berhasil, penderita TBC kemungkinan dapat memperbanyak masa hidupnya dan berlaku sebaliknya. Sejatinya, berhasil atau tidaknya pengobatan TBC ditentukan dari ketepatan obat, dosis, dan waktu pengobatan. Apabila TBC sudah menahun, jelas pengobatannya akan lebih sulit ketimbang yang baru. Menurut penelitian, agar pengobatan TBC menjadi lebih optimal, disarankan untuk mengiringinya dengan mengkonsumsi susu kambing secara teratur. Hal ini lantaran susu kambing mengandung fluorin yang menjadi antiseptik natural untuk mencegah tumbuhnya bakteri termasuk bakteri pemicu penyakit TBC. Selain itu, susu kambing juga mengandung natrium yang tinggi di mana berfungsi menghambat malnutrisi. Mengingat pemicu TBC bukan hanya karena bakteri atau penularan melainkan juga karena malnutrisi.

 

Bagaimana upaya pencegahannya?

 

Tidak ingin hidup bergantung dengan obat untuk pengobatan TBC? Merasa minder saat bergaul dengan teman-teman karena mengidap TBC? Untuk itu, sedari dini lakukan upaya pencegahan. Bagaimana upaya pencegahan penyakit TBC?

  • Menjalani olahraga rutin. Kekebalan tubuh yang lemah sejatinya menjadi penyebab utama TBC. Sebab, dengan kekebalan tubuh yang lemah, bakteri Mikobakterium Tuberkulosa penyebab TBC akan mudah berkembang biak. Oleh karena itu, Anda bisa meningkatkan kekebalan tubuh dengan menjalani olahraga rutin.
  • Memenuhi kebutuhan nutrisi. Sesuai yang telah dibahas pada paragraf sebelumnya kalau penyakit TBC salah satunya dipicu lantaran malnutrisi. Maka dari itu, pastikan untuk memenuhi nutrisi yang dibutuhkan tubuh dengan cara menerapkan pola makan tepat dengan menu makanan yang sehat.
  • Memakai masker. Mengingat bakteri penyebab virus TBC dapat dengan mudah menyebar melalui udara, penting bagi Anda untuk memakai masker terutama ketika akan pergi ke tempat-tempat keramaian, menjenguk atau berkomunikasi dengan penderita TBC, atau lainnya.
  • Menghentikan kebiasaan buruk merokok. Berusaha sebisa mungkin untuk menghentikan kebiasaan buruk merokok. Sebab, seorang perokok aktif meningkatkan peluang terserang penyakit pada sistem pernafasan atau paru-paru tepatnya TBC. Fatalnya lagi, asap rokok akan membuat orang di sekitar Anda memiliki potensi besar terserang TB laten bahkan bisa berkembang menjadi TB aktif ketika kekebalan tubuh mereka melemah.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *